Sejarah Singkat dan Daftar 38 Kota di Jawa Timur

Hai-hai! Dari kamu ada yang berdomisili di salah satu kota yang berada di Jawa Timur nggak, nih? Kalau ada, aku punya kabar gembira! Pasalnya, dalam artikel ini aku mau mengajak kamu semua buat membahas daftar kota di Jawa Timur beserta sejarah singkat di dalamnya.

Nggak cuman itu aja, aku juga mau memperkenalkan kepada kamu semua tentang apa saja yang berada di dalam Jawa Timur, mulai dari lagu daerah, pantai, sumber daya alam, hingga makanan khasnya. Kamu pasti penasaran, kan, sama informasi-informasi tersebut.

Jadi, nggak perlu lama-lama lagi, yuk, kita simak artikelnya bersama-sama!

Sejarah Singkat Provinsi Jawa Timur

Ada yang pernah mendengar bagaimana sejarah singkat dari provinsi Jawa Timur? Sebelum aku memaparkan daftar kota di Jawa Timur, aku mau ngenalin sekilas tentang sejarah dari provinsi yang satu ini, nih!

Jadi, dulunya, tuh, Jawa Timur alias Jatim udah dihuni manusia sejak zaman prasejarah, lho! Hal tersebut dibuktikan dengan adanya sisa-sisa fosil Pithecanthropus mojokertensis di Kepuhklagen, Mojokerto, lalu ada Pithecanthropus erectus di Trinil, Ngawi, dan ada juga Homo Wajakensis di Wajak, Tulungagung.

Wah, udah lama banget, dong! Yap, tetapi di Jatim ada kehidupan manusia sebagai masyarakat baru muncul pada abad ke-8. Di mana, pada saat itu ditemukan sebuah prasasti Dinoyo di Malang.

Prasasti tersebut menceritakan peristiwa politik dan kebudayaan di kerajaan Dinoyo. 

Lambat laun, wilayah Jatim jadi semakin berkembang dengan masuknya berbagai kerajaan yang menguasai, seperti Medang, Daha Janggala, Singasari, dan Majapahit.

Berbagai macam struktur kenegaraan dibangun oleh masing-masing kerajaan yang menguasai, mulai dari Singosari yang memakai struktur kenegaraan yang terdiri dari Pusat (Kraton), Nagara (Provinsi), Watek (Kabupaten), dan Wanua (Desa), hingga struktur kenegaraan yang dibangun oleh Majapahit yang terdiri dari Bhumi (Pusat/Kraton), Negara (Provinsi/Bhatara), Watek/Wiyasa (Kabupaten/Tumenggung), Lurah/Kuwu (Kademangan), Thani/Wanua (Desa/Petinggi) dan yang paling bawah yaitu Kabuyutan (Dusun/Rama).

Singkat cerita, setelah bertahun-tahun Jatim didiami oleh kerajaan, terjadi sebuah peristiwa Perang Diponegoro pada tahun 1830, di mana pada tragedi tersebut seluruh wilayah Jatim dikuasai oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Pemerintah Hindia Belanda pun membentuk Pemerintahan Jawa Timur dengan struktur dan birokrasi yang tidak jauh berbeda dengan sekarang. Pada saat Jepang menduduki Hindia Belanda, Jatim diletakkan di bawah pendudukan militer Jepang.

Hingga pada akhirnya, Indonesia menuai kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah merdeka, Indonesia terbagi jadi 8 provinsi, yaitu Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.

Itu artinya, Jatim masuk ke dalam salah satu provinsi pertama yang ada di Indonesia, lho!

Pada saat itu, Indonesia belum menjadi negara kesatuan, nih, Sobat Zenius, sehingga Jatim masih menjadi salah satu negara sendiri dan masuk dalam Republik Indonesia Serikat (RIS) yang terbentuk pada tanggal 26 November 1948.

Kira-kira, kamu ada yang udah tahu belum siapa gubernur pertama Jatim? Yap, jawabannya yaitu Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo.

Akan tetapi, pemerintahan negara Jatim tidak berjalan dengan baik. Alhasil, pada tanggal 25 Februari 1950, negara Jatim dibubarkan dan masuk ke dalam Republik Indonesia.

Profil Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi terluas di Jawa dengan luas sebesar 47.799,5 kilometer persegi.

Saat ini, Jatim dipimpin oleh seorang Gubernur wanita yang bernama Khofifah Indar Parawansa. Beliau telah menjadi Gubernur sejak tahun 2019 hingga sekarang.

Secara letak geografis, Jawa Timur berada di 7°12’’ Lintang Selatan – 8°48’ Lintang Selatan dan antara 111°,0’ Bujur Timur – 114°4’ Bujur Timur.

Untuk batas wilayah sendiri, bagian utara Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa, lalu bagian Timur berbatasan dengan Selat Bali. Pada bagian Selatan, Jawa Timur berbatasan dengan Samudera Hindia dan bagian Barat berbatasan dengan Jawa Tengah.

Jumlah kota yang ada di Provinsi Jawa Timur sebanyak 9 kota dan 29 kabupaten. Jadi, total kabupaten/kota di Jawa Timur sebanyak 38. Dengan jumlah seperti itu, Jawa Timur menjadi provinsi yang mempunyai kabupaten/kota terbanyak di Pulau Jawa.

Dari sekian jumlah kota/kabupaten, kota terbesar di Jawa Timur jatuh kepada Kota Surabaya yang merupakan ibukota Jawa Timur itu sendiri. Dengan begitu, kota di Jawa Timur yang paling padat penduduknya juga berada di Surabaya. Tercatat pada tahun 2020, jumlah penduduk kota metropolitan yang satu ini sebanyak 2,87 juta jiwa.

Di Jawa Timur, bahasa daerah yang dipakai ada banyak sekali, yaitu bahasa Jawa, Bajo, dan bahasa Madura.

Di antara kamu ada yang tahu, bahkan hafal lagu daerah dari Jawa Timur? Bagi yang belum tahu, setidaknya ada 6 lagu daerah dari Jawa Timur yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  • Rek Ayo Rek
  • Keraban Sape
  • Grimis-Grimis
  • Tondu’ Majang
  • Pa ‘Kopa’ Eling
  • Re Sere Penang

Berbicara mengenai lagu daerah tentu tidak lepas dari kesenian lainnya, seperti tari tradisional dan kesenian tradisional. Untuk tari tradisional, Jawa Timur punya banyak sekali tarian khas, seperti tari jejer gandrung, tari remo, dan tari muang sangkal.

Sedangkan, kesenian tradisional dari Jawa Timur meliputi ludruk, reog ponorogo, dan karapan sapi.

Alat musik tradisional dari Jawa Timur yaitu bonang, angklung caruk, saronen, kendang banyuwangi, dan terompet reog.

Tak lengkap rasanya jika berbicara mengenai suatu daerah, tetapi tidak membahas makanan khasnya. Di Jawa Timur sendiri, ada beraneka ragam kuliner yang wajib kamu coba:

  • Rawon
  • Rujak cingur
  • Lontong balap
  • Nasi krawu
  • Bakso Malang
  • Pecel
  • Tahu tek

Selain makanannya yang khas, Jawa Timur juga punya pakaian adat yang unik seperti baju pesa’an Madura, odheng santapan, baju gothil dan celana kombor, kebaya rancongan Jawa Timur, dan jebeng dan thulik.

Daftar Kota/Kabupaten di Jawa Timur

Di pembahasan sebelumnya, aku udah menjelaskan kepada kalian perihal jumlah kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur

Di situ disebutkan kalau ada 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang terdiri dari 9 kota dan 29 kabupaten. Kira-kira apa saja, ya?

  • Kabupaten Banyuwangi
  • Kabupaten Bangkalan
  • Kabupaten Bojonegoro
  • Kabupaten Blitar
  • Kabupaten Gresik
  • Kabupaten Bondowoso
  • Kabupaten Jombang
  • Kabupaten Jember
  • Kabupaten Lamongan
  • Kabupaten Kediri
  • Kabupaten  Madiun
  • Kabupaten Lumajang
  • Kabupaten Malang
  • Kabupaten Magetan
  • Kabupaten Nganjuk
  • Kabupaten Ngawi
  • Kabupaten Mojokerto
  • Kabupaten Pamekasan
  • Kabupaten Pacitan
  • Kabupaten Ponorogo
  • Kabupaten Pasuruan
  • Kabupaten Sampang
  • Kabupaten Probolinggo
  • Kabupaten Sidoarjo
  • Kabupaten Sumenep
  • Kabupaten Situbondo
  • Kabupaten Trenggalek
  • Kabupaten Tuban
  • Kabupaten Tulungagung
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya

Itu dia daftar kota di Jawa Timur beserta Kabupatennya. Ada yang berdomisili di 38 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Timur? Kalau ada, tulis di kolom komentar, ya!

Dari sekian banyaknya kabupaten/kota di atas, kota dingin di Jawa Timur berada di Kota Batu. Kota Batu sendiri terletak di dekat Kota Malang. Dahulu, Kota Batu masuk ke dalam Kabupaten Malang. Akan tetapi, pada tanggal 17 Oktober 2001, Kota Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang.

Suhu di Kota Batu bisa terbilang sangat dingin, bahkan bisa mencapai 12-19 derajat celcius. Hal tersebut wajar saja karena di sekitar Kota Batu terdapat banyak sekali gunung, seperti gunung Anjasmoro, Welirang, Arjuna, Semeru, Kawi, Panderman, Banyak, dan Wukir.

Provinsi Jawa Timur kaya akan keindahan alamnya. Selain gunung-gunung yang sudah disebutkan di atas, masih ada gunung indah lainnya yang mungkin kamu sudah tahu. Sebut saja Gunung Ijen di Banyuwangi, Gunung Raung di Bondowoso, Gunung Argopuro di Probolinggo, Gunung Kelud di Kediri, hingga Bromo di Kabupaten Malang.

Selain gunung, keindahan alam lain seperti pantai juga tersedia banyak sekali di Jawa Timur. Kamu sudah pernah mengunjungi pantai yang ada di Jawa Timur? Coba sebutin apa saja pantainya.

Yap, pantai di Jawa Timur ada banyak, yaitu Pantai Klayar di Pacitan, Pantai Papuma di Jember, Pantai Goa Cina di kabupaten Malang, Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, dan masih banyak lagi.

Kota di Jawa Timur

Nah, di atas kita udah membahas perihal sejarah singkat serta daftar kota di Jawa Timur. Di pembahasan sebelumnya aku juga sudah menyebutkan nama-nama kabupaten/kotanya.

Pada pembahasan kali ini, aku mau membahas beberapa kota yang ada di Jawa Timur supaya kamu lebih mengenalnya lebih dalam lagi. Yuk, kita simak bersama-sama!

Kota Surabaya

Mungkin yang terlintas di pikiran kamu saat mendengar kota yang satu ini yaitu Bu Risma. Yap, beliau merupakan mantan walikota Surabaya yang sangat terkenal dengan gaya kepemimpinannya.

Akan tetapi, saat ini walikota Surabaya yaitu bernama Eri Cahyadi. Beliau saat ini menduduki kursi walikota setelah Bu Risma menjabat sebagai Menteri Sosial.

Kamu juga pasti pernah mendengar cerita rakyat yang tersebar mengenai kota Surabaya. Yap, kota Surabaya terkenal dengan ceritanya yang dahulu kala terdapat seekor Hiu Sura dan Buaya yang bertengkar.

Selain itu, kota terbesar di provinsi Jawa Timur ini mempunyai sejarah kepahlawanan yang sangat kuat. Bagaimana tidak, semua orang pasti mengingat bagaimana jasa Bung Tomo beserta arek-arek Suroboyo dalam mengusir penjajah pada perang tanggal 10 November 1945.

Di Surabaya sendiri banyak sekali makanan khasnya, lho, seperti lontong balap, sate klopo, tahu tek, hingga sego sambel.

Kota Malang

Kota Malang identik dengan tempat wisatanya yang cukup banyak ya, guys! Seperti yang udah aku sebutkan sebelumnya, di Malang ada pantai cantik seperti Goa Cina serta ada gunung Bromo dan Semeru.

Terlepas dari keindahan alamnya, Malang juga punya sejarah yang menarik, nih! Dikutip dari buku Asal-Usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe, nama Malang bersumber dari nama bangunan suci yang tertulis di dalam dua prasasti Raja Balitung di Jawa Tengah.

Prasasti tersebut yaitu prasasti Mantyasih pada tahun 907 dan Prasasti tahun 908 yang ditemukan di satu tempat antara Surabaya-Malang.

Bangunan suci itu bernama Malangkucecwara. Apa itu Malangkucecwara? Itu merupakan sebuah nama yang terdiri dari tiga kata, yaitu mala yang berarti segala sesuatu yang kotor, kecurangan, kepalsuan, atau bathil.

Lalu, kata kedua ada angkuca yang memiliki makna menghancurkan atau membinasakan. Sedangkan, kata ketiga yaitu icwara mempunyai arti Tuhan. 

Dengan demikian, maka Malangkucecwara mempunyai arti yaitu Tuhan menghancurkan yang batil.

Kota Kediri

Kamu tahu nggak, sih, kalau kota Kediri itu ternyata termasuk dalam salah satu kota tertua di Indonesia, lho!

Menurut sejarah, berdirinya kota Kediri tertuang di dalam Prasasti Kwak yang dibuat pada tahun 801 Saka atau sekitar 27 Juli 879 Masehi. 

Pada dasarnya, asal usul nama Kediri memiliki banyak versi. Ada yang berpendapat bahwa nama Kediri berasal dari kata kedi yang mempunyai arti mandul atau wanita yang tidak berdatang bulan.

Lalu, kata diri mempunyai arti yaitu adeg, andhiri, menghadiri atau menjadi raja dalam bahasa Jawa Jumenengan.

Jika dihitung dari tahun berdirinya, bisa dikatakan sampai saat ini Kediri sudah berusia sekitar 1.142 tahun!

Secara letak, Kediri berada 130 kilometer sebelah barat daya Surabaya. Di sini, kamu pasti pernah mendengar yang namanya kampung Inggris yang terletak di Pare. Di Kediri juga terdapat simpang lima gumul yang bentuknya menyerupai monumen Arc de Triomphe di Perancis.

Kota Madiun

Kalau denger kota Madiun, mungkin kamu teringat sama makanan khasnya yang bernama Brem itu, ya? 

Selain Brem, ternyata masih banyak, lho, makanan khas dari kota yang satu ini. Sebut saja lontong tahu telur, soto madiun, nasi jotos, rujak petis, dan masih banyak lagi.

Dilihat dari sejarahnya, Madiun ini ternyata hampir tidak tersentuh oleh Belanda, lho. Akan tetapi, setelah berakhirnya perang Diponegoro, kota Madiun jadi terjamah oleh Belanda. Sejak tanggal 1 Januari 1832, Madiun resmi dikuasai oleh Pemerintahan Hindia Belanda. 

Setelah itu, dibentuklah suatu tatanan pemerintahan yang berstatus karesidenan dengan ibukota di Desa Kartoharjo.

Untuk tempat wisatanya sendiri, kamu juga bisa mengunjungi tempat-tempat seperti wana wisata grape, hutan pinus nongko ijo, makam dan masjid kuno taman, hingga monumen kresek.

Stasiun dan Bandara di Jawa Timur

Dari beraneka ragam keindahan gunung dan pantai yang terletak di Provinsi Jawa Timur, kamu tentu tertarik untuk mengunjunginya, Lalu, bagaimana cara agar bisa sampai ke Jawa Timur?

Tenang saja, di Jawa Timur banyak sekali bandara, stasiun ataupun terminal yang bisa kamu temui. Di Surabaya terdapat bandara yang bernama Bandara Internasional Juanda. Lalu, di Banyuwangi juga ada bandara yang bernama Bandara Banyuwangi.

Untuk stasiun ada banyak sekali yang bisa kamu jumpai, seperti Stasiun Gubeng dan Pasar Turi di Surabaya, Stasiun Banyuwangi Kota, Stasiun Malang, dan masih banyak lagi.

Demikian penjelasan singkat dari aku mengenai sejarah beserta daftar kota di Jawa Timur dan Kabupatennya.

Provinsi Jawa Timur kaya akan budaya dan juga alam. Tidak ada salahnya bagi kalian untuk sesekali berkunjung ke sana dan menikmatinya dengan bijak.

Jika ingin wisata kuliner, makanan khas Jawa Timur sudah pasti akan memanjakan perut kamu dengan baik.

Coba tulis di kolom komentar kamu mau pergi ke daerah mana di Provinsi Jawa Timur?

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.