"Total Mendampingi Belajar Siswa"
   
     
 
 
 
 
Berita Pendidikan


12/02/2013 (11:21)
Wapres RI: Kurikulum 2013 Jangan Molor

Penerapan Kurikulum 2013 ini tidak akan ditunda seperti yang selama ini diminta oleh banyak pihak. Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Boediono, menegaskan bahwa penerapan kurikulum 2013 ini memang sebaiknya tidak ditunda.

Pasalnya, jika kurikulum 2013 tidak segera dilaksanakan maka yang akan merasakan kerugian adalah generasi masa depan. Pelaksanaannya tetap akan dilakukan secara bertahap seperti yang sering dipaparkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.

"Jangan molor-molor karena korbannya generasi muda kita tidak bisa mendapat manfaat dari kurikulum baru ini," kata Boediono, saat memberi pengarahan pada Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2013 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kemdikbud, Depok, Senin (11/2/2013).

Penerapan secara bertahap ini, lanjutnya, dinilai realistis mengingat jumlah sekolah dan siswa yang cukup banyak di Indonesia. Untuk itu, pelaksanaan yang ditargetkan selama tiga tahun ini merupakan langkah yang tepat dan tetap bisa mencapai sasaran jika dilakukan dengan persiapan yang matang.

"Tidak mungkin dilaksanakan sekaligus. Kita harus realistis berapa yang bisa dimulai 2013 ini dan berlanjut pada 2014 kemudian 2015," ujar Boediono.

"Laksanakan secara bertahap ini adalah bentuk kearifan. Tidak harus sekaligus tapi jangan molor-molor. Kurun waktu tiga tahun ke depan itu cukup asal kita bekerja cukup keras," imbuh Boediono.

Kurikulum baru yang digagas ini mengedepankan keseimbangan hard skill dan soft skill. Dengan demikian, generasi ke depannya menjadi generasi yang seimbang dan mampu membangun bangsa menjadi lebih baik. Meski konsep isinya sudah ada, persiapan pelaksanaan merupakan yang penting terutama guru.

"Guru yang penting. Isi juga sudah dirumuskan dengan baik. Yang pasti berusaha sekerasnya untuk melaksanakan kurikulum. Jangan ditunda-tunda," tandasnya.


  Sumber berita : http://edukasi.kompas.com/Wapres.RI.Kurikulum.2013.Jangan.Molor



Dibaca: 435 kali.
| More


Cari Alamat Kantor Primagama seluruh Indonesia



  • LATEST RELEASE
  • 11/04/2014 (16:28)
    Tolok ukur keberhasilan brand dalam menguasai pasar terlihat jelas pada Top Brand Kids & Teens tahun ini. Ada brand yang melesat meninggalkan kompetitor, ada juga yang sudah berlenggang di  langit  kemenangan selama beberapa tahun belakangan. Hanya brand yang mampu memahami kebutuhan mereka dan kualitas produk dan layanan yang baiklah yang menjadi pemenang. Kedinamisan dalam pergerakan merek selalu mewarnai Top Brand. Hal ini menunjukkan persaingan di industri semakin ramai. Salah satunya adalah kategori Bimbingan Belajar. Keterbatasan orang tua dalam membimbing anaknya untu ... .
  • LATEST NEWS
  • 17/04/2014 (11:59)
    JAKARTA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh melakukan investigasi terkait temuan mengenai adanya nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam soal ujian nasional (UN) Bahasa Indonesia. "Kami akan rapat investigasi dulu terhadap temuan tersebut. Soal kan ada 20 tipe dan berbeda regional juga, maka kita telusuri dulu ya," ucap M Nuh di kantor Kemendikbud Jakarta, Selasa (15/4/2014). Ia mengatakan akan mengusut siapa tim pembuat naskah tersebut dan bagaimana mekanisme pembuatan naskah soal seperti apa. Jika terdapat indikasi menyimpang, akan dijatuhkan sanksi. "Seharusnya da ... .
  • LATEST ARTICLE
  • 24/02/2009 (15:16)
    Prestasi dan Kreativitas Meningkatkan Mutu Siswa oleh: Dr.Sungkowo M Kegiatan-kegiatan kesiswaan yang meliputi Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), hingga ke Lomba Debat Bahasa Inggris dan Lomba Penelitian Ilmu Pengetahuan Remaja (LPIR), telah berjalan sesuai dengan program yang dicanangkan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, selama tahun 2008 ini. Semua kegiatan ini merupakan gambaran dari proses peningkatan mutu siswa melalui prestasi dan kreativitas. OSN, O2SN, dan FLS2N adalah bagian d ... .
© 05/2010. Primagama. All Rights Reserved